Ruang IPAL


INSTALASI PENGELOLAAN LIMBAH (IPAL)

Instalasi Pengelolaan Limbah RSUD Srengat memiliki sub program yang terdiri dari pengelolaan limbah padat, pengelolaan limbah cair, penyehatan lingkungan rumah sakit, kebersihan lingkungan dan penanganan vektor. 

1.Pengelolaan limbah padat

Limbah padat dikategorikan menjadi limbah rumah tangga dan limbah infeksius Pengolahannya dilakukan dengan metode segregrasi atau pemisahan dan. Pengelolaan limbah disesuaikan dengan jenis dan aturan yang berlaku.

Limbah rumah tangga ditampung di TPS domestik dan pengelolaannya bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar. Sedangkan limbah infeksius ditampung di TPS  Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) yang sudah berizin dan pengelolaannya bekerja sama dengan pihak ketiga.

2.Pengelolaan limbah cair

Pengelolaan limbah cair dilakukan menggunakan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL. Fasilitas IPAL di RSUD Srengat memiliki kapasitas pengolahan sebesar 250m3 per hari. IPAL berfungsi mengolah limbah cair hasil kegiatan di rumah sakit  menjadi limbah yang lebih aman untuk dibuang ke lingkungan. IPAL bekerja menggunakan sistem pengolahan secara anaerobik dan aerobik menggunakan bantuan bakteri. Dan untuk memastikan limbah cair sudah layak dan sesuai baku mutu yang ditetapkan pemerintah maka dilakukan uji baku mutu limbah cair bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Blitar.

3.Penyehatan lingkungan

Program ini dilakukan untuk memastikan lingkungan di rumah sakit memenuhi baku mutu kesehatan yang disyaratkan oleh pemerintah. Untuk saat ini, program penyehatan lingkungan di rumah sakit dilakukan bekerja sama dengan pihak ketiga. Uji baku mutu air bersih dan air limbah bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Blitar, uji baku mutu udara dengan DLH Kabupaten Blitar, swab udara dan penyehatan pangan dengan RSUD dr. Iskak Tulung Agung.

4.Kebersihan Lingkungan

Kebersihan lingkungan, terutama bagian dalam gedung, juga merupakan bagian program kerja IPL yang bertujuan untuk mencapai kesehatan lingkungan di rumah sakit. Petugas cleaning service bertugas untuk membersihan seluruh area dalam gedung serta membuang sampah yang dihasilkan dari kegiatan di rumah sakit.

5.Penanganan Vektor

Penanganan vektor dilakukan untuk memastikan rumah sakit sakit bebas dari serangga dan binatang penganggu yang dapat menjadi perantara penularan penyakit. IPL melakukan program pembasmian vektor dan serangga penganggu dengan mengutamakan metode ramah lingkungan dan meminimalkan penggunaan bahan kimia beracun.