Pharma Fast merupakan salah satu inovasi pengembangan layanan obat yang cepat, tepat dan akurat dalam penyiapan obat pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi. Adanya permasalahan lamanya dalam proses penyiapan obat sebelumnya menyebabkan antrian panjang dan waktu tunggu yang lama sehingga banyak terjadi komplain. Inovasi Pharma Fast dirancang dengan menggunakan strategi sistem informasi dalam proses penyiapan obat
5 Strategi Sistem Informasi yang Digunakan
1. Sistem E-Resep: Dokter menginput resep langsung lewat sistem komputer rumah sakit (SIMRS) sehingga petugas farmasi bisa langsung menyiapkan obat tanpa harus menunggu pasien datang membawa lembar resep manual
2. Sistem Antrian Terpisah: Antrian dibagi menjadi tiga jalur spesifik, yaitu Antrian A (obat jadi), Antrian B (obat racikan), dan Antrian C (fast track untuk pasien iter, TB, lansia/risiko jatuh, dll.)
3. Sistem E-Billing: Proses penghitungan biaya obat berjalan otomatis saat petugas mengeklik sistem, mengurangi risiko salah input data
4. Lonceng Peak Season: Alarm penanda jika ada penumpukan minimal 10 e-resep, sehingga petugas dari depo lain bisa segera datang membantu
5. Sistem E-Etiket: Pengetikan label aturan minum obat terintegrasi otomatis dari data e-resep untuk mempercepat proses dibanding menulis manual
Fasilitas Tambahan untuk Pasien
• Pantau Antrian Online: Pasien dapat memantau nomor antrian obat secara fleksibel lewat ponsel dari mana saja tanpa harus terus menunggu di Farmasi
• Layanan Antar Obat (Smart Jack / KurirQu): Kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengantar obat langsung ke rumah pasien bagi yang enggan menunggu di rumah sakit
Dampak Nyata Inovasi
• Waktu Tunggu Lebih Cepat: Mengurangi rata-rata waktu tunggu obat dari 36,83 menit menjadi 25,67 menit
• Kepuasan Masyarakat Meningkat: Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) di instalasi farmasi melonjak dari 75,63% (Tribulan 1 2024) menjadi 84,71% (Tribulan 3 2024)
• Respons Positif: Meminimalisir komplain pasien