SI PATUH
Rumah Sakit Umum Daerah Srengat memiliki Bidang Perencanaan dan Pengembangan yang membawahi Seksi Humas, Hukum dan Pemasaran. Seksi Hukum memiliki tanggung jawab untuk mengelola seluruh produk hukum yang ada di RSUD Srengat.
SI PATUH (Sistem Informasi Penyusunan dan Arsip Terpadu Produk Hukum) merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Seksi Humas, Hukum, dan Pemasaran RSUD Srengat sebagai bagian dari upaya digitalisasi pengelolaan dokumen hukum rumah sakit. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah proses penyusunan, pengarsipan, serta pelacakan produk hukum secara terintegrasi, cepat, dan akuntabel.
SI PATUH adalah platform berbasis web yang memfasilitasi unit pengusul (unit/instalasi/ruangan/bidang/bagian) memasukan draft usulan produk hukum sesuai dengan ketentuan dengan diketahui oleh bidang/bagian selaku atasan langsung, dan akan diverifikasi oleh Seksi Hubungan masyarakat, hukum dan pemasaran selaku pengampu proses penyusunan produk hukum, setelah melewati tahap awal proses koordinasi dengan bidang/bagian selaku atasan langsung serta Seksi Hubungan masyarakat, Hukum dan Pemasaran. Akan dihasilkan output berupa draft Produk Hukum (Peraturan Direktur, Keputusan Direktur, SPO, Perjanjian Kerjasama, dan regulasi lainnya) yang telah diverifikasi oleh Seksi Hubungan Masyarakat, Hukum dan Pemasaran. Kemudian masuk ke tahap berikutnya, Produk hukum yang telah diverifikasi oleh Seksi Hubungan masyarakat, hukum dan pemasaran dikembalikan kepada (unit/instalasi/ruangan/bidang/bagian) untuk dilakukan pembenahan. Setelah tahap pembenahan selesai, draft produk hukum untuk di upload kembali ke dalam aplikasi SI PATUH untuk dilakukan verifikasi ulang oleh Seksi Hubungan Masyarakat, Hukum dan Pemasaran sampai dengan Draft Produk Hukum yang dianggap sudah sesuai dengan Tata Naskah Dinas, akan di proses untuk dilakukan penandatanganan oleh Direktur RSUD Srengat. Produk hukum yang sudah ditandatangani/ sudah ditetapkan untuk selanjutnya akan disimpan kedalam aplikasi SI PATUH dalam bentuk pdf, maka produk hukum akan di dokumentasikan secara terpusat sehingga aman tersimpan digital, asli dan ada backup data untuk keamanan jangka panjang.
PROFIL SI PATUH DAPAT DIAKSES MELALUI LINK DIBAWAH INI
PHARMA FAST
Pharma Fast merupakan salah satu inovasi pengembangan layanan obat yang cepat, tepat dan akurat dalam penyiapan obat pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi. Adanya permasalahan lamanya dalam proses penyiapan obat sebelumnya menyebabkan antrian panjang dan waktu tunggu yang lama sehingga banyak terjadi komplain. Inovasi Pharma Fast dirancang dengan menggunakan strategi sistem informasi dalam proses penyiapan obat
5 Strategi Sistem Informasi yang Digunakan
1. Sistem E-Resep: Dokter menginput resep langsung lewat sistem komputer rumah sakit (SIMRS) sehingga petugas farmasi bisa langsung menyiapkan obat tanpa harus menunggu pasien datang membawa lembar resep manual
2. Sistem Antrian Terpisah: Antrian dibagi menjadi tiga jalur spesifik, yaitu Antrian A (obat jadi), Antrian B (obat racikan), dan Antrian C (fast track untuk pasien iter, TB, lansia/risiko jatuh, dll.)
3. Sistem E-Billing: Proses penghitungan biaya obat berjalan otomatis saat petugas mengeklik sistem, mengurangi risiko salah input data
4. Lonceng Peak Season: Alarm penanda jika ada penumpukan minimal 10 e-resep, sehingga petugas dari depo lain bisa segera datang membantu
5. Sistem E-Etiket: Pengetikan label aturan minum obat terintegrasi otomatis dari data e-resep untuk mempercepat proses dibanding menulis manual
Fasilitas Tambahan untuk Pasien
• Pantau Antrian Online: Pasien dapat memantau nomor antrian obat secara fleksibel lewat ponsel dari mana saja tanpa harus terus menunggu di Farmasi
• Layanan Antar Obat (Smart Jack / KurirQu): Kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengantar obat langsung ke rumah pasien bagi yang enggan menunggu di rumah sakit
Dampak Nyata Inovasi
• Waktu Tunggu Lebih Cepat: Mengurangi rata-rata waktu tunggu obat dari 36,83 menit menjadi 25,67 menit
• Kepuasan Masyarakat Meningkat: Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) di instalasi farmasi melonjak dari 75,63% (Tribulan 1 2024) menjadi 84,71% (Tribulan 3 2024)
• Respons Positif: Meminimalisir komplain pasien
ONEGATE PLUS
Di lingkungan kerja, sering kali kita menggunakan banyak aplikasi dengan link yang berbeda-beda. Hal ini membuat pengguna kesulitan mengingat alamat masing-masing aplikasi dan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengaksesnya. Akibatnya, pekerjaan menjadi kurang efisien.
Melihat permasalahan tersebut, dibutuhkan solusi yang memudahkan akses ke semua aplikasi dalam satu tempat. Oleh karena itu, dibuatlah OneGate, yaitu halaman utama yang berisi kumpulan link ke seluruh aplikasi yang sering digunakan. Dengan OneGate, pengguna cukup membuka satu halaman untuk mengakses semua aplikasi yang dibutuhkan.
Tujuan :
1. Mempermudah akses informasi pelayanan kesehatan.
2. Menyediakan edukasi kesehatan berbasis digital.
3. Meningkatkan efisiensi manajemen RS.
4. Mendukung visi digitalisasi layanan publik Kabupaten Blitar.
Manfaat:
1. Pasien mudah mengakses informasi dan edukasi.
2. Pegawai lebih efisien mengakses data diri dan kepegawaian.
3. RSUD Srengat menjadi model RS Digital di Blitar.
4. Masyarakat mendapatkan literasi kesehatan berbasis teknologi.
Informasi lebih lanjut terkait Inovasi ONEGATE PLUS dapat diakses pada laman berikut:
SMART JACK (Jasa Antar Cepat by Kurir Qu)
Permasalahan yang dihadapi sebelum adanya pelayanan obat SMART JACK, yaitu pasien rawat jalan harus mengantri yang terlalu panjang dan mengakibatkan banyaknya pengaduan/komplain tentang lamanya waktu tunggu dalam pengambilan obat. Sehingga bagi pasien dan keluarga pasien yang mempunyai kepentingan lain menunggu lama di farmasi.
SMART JACK (Jasa Antar Cepat by Kurir Qu) adalah solusi dalam memberikan pelayanan obat poli rawat jalan dengan memakai jasa kurir Se-Blitar Raya, untuk mengurangi antrian obat yang lama di Farmasi, sehingga pasien bisa lebih cepat beristirahat di rumah.
Tujuan SMART JACK :
Tarif Klik disini : https://drive.google.com/file/d/1OehufkysL6srxZsNEYySRr10n2WLEjQ7/view?usp=sharing
TAS PELAJAR (TUNTAS PELAYANAN LAKA JASA RAHARJA)
TAS PELAJAR (Tuntas Pelayanan LAKA Jasa Raharja) adalah program unggulan IGD RSUD Srengat yang diberikan kepada masyarakat untuk membantu pasien kecelakaan lalu lintas atau keluarga pasien kecelakaan.
Peran rumah sakit membantu menjelaskan terkait alternatif pembiayaan yang dapat digunakan oleh korban kecelakaan, dimana penanggung pertamanya adalah Jasa Raharja.
RSUD Srengat membantu menjembatani komunikasi antara pasien kecelakaan/ keluarga pasien kecelakaan dengan pihak kepolisian yang sedang bertugas dengan harapan kasus kecelakaan segera tertangani dan pelaporan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Hasil pelaporan tersebut nantinya digunakan sebagai dasar pengurusan pembiayaan kepada Jasa Raharja.
Apabila pengajuan pembiayaan tersebut diterima oleh Jasa Raharja, maka pasien atau korban kecelakaan lalu lintas bisa mendapatkan bantuan pembiayaan pengobatan dan santunan (bagi korban meninggal).
Diharapkan Tujuan Produk Inovasi TAS PELAJAR mendorong peningkatan capaian pada beberapa indikator Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit berdasarkan Permenkes 129 tahun 2008, seperti :
Output (Efisiensi & Respon Klinis):
Outcome (Dampak Strategis):
Guidebook atau pedoman teknis TAS PELAJAR dapat di-download pada link di bawah ini
https://drive.google.com/file/d/18eisTaKOoSOmwdhbjFODaWz1acai4EAy/view?usp=sharing
BATIKKU CIPRAT (BERSAMA CINTAI LINGKUNGAN CIPTAKAN RSUD SRENGAT HEBAT)
Dalam rangka mendukung strategi nasional pengendalian penyakit dan Penyehatan Lingkungan, serta dalam rangka mendukung program Balistik (Blitar Libas Sampah Plastik) Kabuapten Blitar, maka RSUD Srengat menginisiasi untuk membuat inovasi Batikku Ciprat (Bersama Cintai Lingkungan, Ciptakan RSUD Srengat Hebat). Adapun bentuk kegiatannya dilaksanakan secara internal oleh seluruh civitas hospitalia RSUD Srengat dan juga dari pihak eksternal yang berkunjung ke RSUD Srengat, seperti Tamu, Narasumber, Surveior maupun lintas terkait.
Inovasi Batikku Ciprat ini merupakan salah satu komitmen RSUD Srengat untuk memberikan Smart Service kepada pasien dan pengunjung, sehingga mampu memberikan kepuasan dalam pelayanannya sesuai dengan motto RSUD Srengat. Dalam Inovasi Batikku Ciprat ini mengimplementasikan prinsip 3R, yaitu: Reduce melalui pengunaan botol tumbler pribadi dan penggunaan dispenser air di setiap ruangan, penggunaan srikandi untuk surat menyurat, himbauan hemat energi di area rumah sakit. Reuse melalui Program Gerus Puier (Gerakan Reuse Pump Hand Sanitizer) dan Recycle yaitu melalui program SKAGHMAT (Sistem Kelola Sampah Organik dengan Larva Maggot). Program skaghmat ini sebagian besar mungkin hanya berfokus untuk mereduksi / mengurangi sampah saja, namun di RSUD Srengat larva tersebut dimanfaatkan sebagai pakan ikan di kolam indikator.
Selain itu juga terdapat program sedekah oksigen / penanaman pohon asuh. Sedekah Oksigen adalah gerakan menyumbang oksigen melalui kegiatan menanam pohon atau tanaman sehingga dapat menambah kadar oksigen yang dibutuhkan manusia dan lingkungan di sekitar RSUD Srengat. Sedekah Oksigen ini melibatkan tamu RSUD Srengat meliputi Pejabat Pusat/Daerah Provinsi/ Kota/Kab, Legislatif, OPD, Komite, Organisasi Masyarakat maupun narasumber kegiatan dan juga seluruh civitas hospitalia RSUD Srengat. Rencana pengembangan kedepan, Batikku Ciprat akan memanfaatkan kembali limbah plabot infus dan jirigen bekas untuk diolah menjadi produk baru melalui kerja sama dengan pengolah limbah yg sudah berijin.
GUIDE BOOK/ PEDOMAN TEKNIS : https://drive.google.com/file/d/1vFZlaRjHLQ3hNoHQxPPm7kXR7lp7VFSx/view?usp=drive_link
LAA KOK GITU MAS (Layanan Konsultasi dan Konseling Gizi Turun Masyarakat)
Laa Kok Gitu Mas, inovasi apa sih itu?? Laa Kok Gitu Mas adalah Layanan Konsultasi dan Konseling Gizi Turun Masyarakat yang merupakan inovasi dari Instalasi Gizi RSUD Srengat. Permasalahan yang mendasari munculnya inovasi ini dikarenakan Stunting yang masih merupakan salah satu masalah gizi nasional dimana pada tahun 2023 prevalensi mencapai 21,6?n untuk tahun 2024 pemerintah menargetkan prevalensi stunting menjadi 14%.
Dalam rangka mendukung strategi nasional penanganan stunting dan program Kabupaten Layak Anak (KLA), maka RSUD Srengat menginisiasi untuk membuat inovasi pelayanan berupa LAA KOK GITU MAS (Layanan KonsultasI dan Konseling Gizi Turun Masyarakat). Adapun bentuk kegiatannya dilaksanakan secara internal dan eksternal. Kegiatan internal dengan memberikan pilihan menu kepada pasien anak di rawat inap, pemberian edukasi tentang variasi menu makanan anak, konseling dan konsultasi kepada ibu hamil di rawat inap. Kemudian juga dilakukan pemberian penyuluhan pada pasien rawat jalan Poli Gizi rujukan dari Poli Tumbuh Kembang. Pilihan menu yang ditawarkan sesuai kesukaannya bertujuan untuk meningkatkan asupan makanan balita untuk mendukung proses penyembuhan dan tumbuh kembangnya.
Sedangkan pada kegiatan eksternal berupa penyuluhan tentang pemberian makanan anak disertai demo masak melalui tatap muka langsung dan live cooking via Instagram. Demo masak merupakan salah satu cara efektif untuk mengenalkan menu balita yang padat gizi, dengan tampilan menarik, cara yang mudah dan memanfaatkan bahan pangan lokal. Sasaran kegiatan internal antara lain, ibu hamil, balita, ibu balita pasien rawat inap, rawat jalan dan ibu balita karyawan rumah sakit. Sedangkan sasaran eksternal meliputi TP PKK Kecamatan/ Kelurahan, Muslimat NU, dan kelompok PAUD.
Keunggulan dari Inovasi ini adalah dianggap mampu untuk meningkatkan pengetahuan keluarga khususnya Ibu dalam memberikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan anak. Dapat memberikan berbagai pilihan menu yang beragam baik jenis dan bentuknya, membantu meningkatkan nafsu makan anak dan asupan makan anak sehingga dapat mempertahankan/ meningkatkan status gizi anak, meningkatkan kepuasan pasien terhadap penerimaan makanan rumah sakit, sehingga dapat menunjang kepuasan pasien secara umum. Selain itu, dapat meminimalkan waste makanan, sehingga dapat mendukung capaian SPM waste rumah sakit.
KHUSUS PASIEN RAWAT INAP : https://bit.ly/PEMESANANMENUPELITA
GUIDE BOOK LAA KOK GITU MAS : https://bit.ly/LAAKOKGITUMASRSSR
SEHATI (SEHAT TUR MIGUNANI)
Program SEHAT TUR MIGUNANI atau SEHATI adalah suatu skema pembiayaan di RSUD Srengat bagi pasien dengan harapan bahwa semua pasien dapat terlayani dengan baik khususnya bagi pasien tidak mampu (sesuai dengan target Standart Pelayanan Minimal/ SPM Rumah Sakit). Awalnya, pembiayaan ini hanya bersumber pada RBA RSUD Srengat, namun dalam perkembangannya pembiayaan ini juga melibatkan pegawai dengan menindaklanjuti Perbup dan SE Bupati terkait Zakat Profesi.
Tingginya angka kejadian pulang pasien Atas Permintaan Sendiri (APS) dengan alasan pembiayaan menyebabkan banyak pasien pulang tanpa mendapatkan perawatan yang memadai. Hal tersebut berpotensi meningkatkan severity level terutama bagi pasien dengan diganosa yang berisiko tinggi. Dengan adanya inovasi Sehati, maka diharapkan dapat menurunkan kejadian APS sehingga seluruh pasien dapat dilayani dan mendapatkan perawatan sebagaimana mestinya.
Beberapa skema pembiayaan pasien di RSUD Srengat yaitu sebagai berikut:
Salah satu tujuan jangka panjang inovasi Sehati yaitu bahwa setiap pasien yang mendapatkan keringanan atau pembebasan biaya akan didaftarkan BPJS Kesehatan PBI Daerah. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam hal menciptakan Universal Health Coverage di Kabupaten Blitar.
Selain itu pembaharuan yang terdapat dalam inovasi Sehati yaitu adanya kontribusi pegawai dalam pembiayaan pasien tidak mampu melalui infaq dan zakat Baznas.