Oleh : dr. Radika Yunia Sari, Sp.N
Stroke adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda-tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologis fokal atau global, yang dapat memberat dan berlangsung selama 24 jam atau lebih dan atau dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler. Stroke terjadi karena otak tidak mendapatkan pasokan darah yang membawa oksigen sehingga sel-selnya mati. Kasus stroke sering terjadi dengan perbandingan 1 dari 4 orang akan mengalami stroke, sementara 63% stroke terjadi pada usia <70>
Jenis Stroke berdasarkan penyebabnya ada 2 yaitu :
1. Stroke Sumbatan (ischemic stroke);
2. Stroke Perdarahan (hemorrhagic stroke).
Faktor risiko penyebab stroke yang tidak dapat dimodifikasi diantaranya :
1. Usia lebih dari 55 tahun;
2. Jenis kelamin pria lebih rentan dari pada jenis kelamin wanita;
3. Ras hitam lebih berisiko terkena stroke;
4. Genetik dan riwayat keluarga;
5. Riwayat penyakit stroke sebelumnya.
Faktor risiko penyebab stroke yang dapat dimodifikasi, diataranya:
1. Tekanan darah tinggi;
2. Obesitas;
3. Pola makan yang buruk;
4. Kadar gula darah yang tinggi;
5. Kolesterol LDL yang tinggi;
6. Gangguan fungsi ginjal;
7. Polusi udara;
8. Kebiasaan merokok;
9. Konsumsi alkohol;
10. Aktivitas fisik yang kurang.
Tanda dan gejala stroke biasa dikenal dengan slogan “SeGeRa Ke RS”, kepanjangannya yaitu :
· Senyum yang tidak simetris;
· Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba;
· BicaRa pelo / bicara tidak jelas / tidak dimengerti;
· Kebas / kesemutan separuh tubuh;
· Rabun, pandangan satu mata kabur terjadi secara tiba-tiba;
· Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya disertai tremor/gemetar, sempoyongan.
Stroke adalah kegawatan, jangan menunda jika sudah muncul gejala. Segera ke pelayanan kesehatan terdekat. Semakin cepat mendapat pertolongan, penderita stroke dapat tertolong dan mengurangi risiko kematian atau kecacatan permanen. Periode emas penanganan stroke pada kurun waktu kurang dari 4,5 jam saat diduga terkena serangan stroke.
Cara mencegah stroke dengan menerapkan pola hidup CERDIK,dengan kepanjangannya yaitu:
1. Cek kesehatan secara rutin;
2. Enyahkan asap rokok;
3. Rajin aktivitas fisik;
4. Diet seimbang;
5. Istirahat cukup;
6. Kelola stres.
Penyunting : Unit PKRS RSUD Srengat